Pages

Sabtu, 25 Februari 2017

TEORI KEJURUAN

Untuk siswa siswi kelas xii tkj yang ingin mendownload soal - soal teori kejuruan silahkan download DISINI

Jumat, 17 Februari 2017

Elektronika Digital (Menerapkan Konsep Elektronika Digital)

Menerapkan Konsep Elektronika Digital

 
1. Prinsip
A. Elektronika digital
Sistem elektronika yang menggunakan isyarat digital
merupakan Representasi dari aljabar boolean dan digunakan di komputer
1 (high, active, true,) dan 0 (low, nonactive, false.
B. Representasi Analog
Suatu kuantitas dinyatakan dengan kuantitas yang lain yang berbanding lurus dengan kuantitas.
Contoh representasi analog adalah speedometer sepeda motor, dalam hal ini kecepatan sepeda motor dinyatakan dengan simpangan jarum speedometer, simpangan jarum speedometer selalu mengikuti perubahan yang terjadi pada saat kecepatan sepeda motor naik atau turun
2. Perbedaan Analog Dan Digital
Anggapan seorang awam tentang analog dan digital?
Analog berarti kuno dan digital berarti modern, analaog murah, digital mahal, atau analog berarti tidak seperti digital yang identik dengan angka-angka
Contohnya pada jam analog menggunakan jarum dan jam digital menggunakan angka.
Analog dan digital sebenarnya
Yaitu istilah dalam penyimpanan dan penyebaran data.
Sistem digital merupakan bentuk sampling dari sistem analog, terdiri dari kombinasi urutan 0 dan 1
2. Sistem Digital
Sistem digital adalah suatu kombinasi peralatan listrik, mekanis, fotolistrik dan lainnya yang disusun untuk melaksanakan fungsi-fungsi tertentu, yang mana kuantitas-kuantitasnya dinyatakan secara digital.
3. Sistem Analog
Pada umumnya kuantitas-kuantitas fisik prinsipnya bersifat analog, pada sistem analog kuantitas-kuantitas berubah secara gradual pada suatu rentang kontinyu
Sistem transmisi digital menyediakan :
*. Tingkat pengiriman informasi yang lebih tinggi
*. Perpindahan informasi tang lebih banyak
*. Peningkatan ekonomi
*. Tingkat kesalahan yang lebih rendah dibangdingkan sistem analog

Kamis, 09 Februari 2017

Pengertian Elektronika Digital



Elektronika Digital

A.    Pengertian Elektronika Digital
Elektronika digital adalah sistem elektronik yang menggunakan signal digital. Signal digital didasarkan pada signal yang bersifat terputus-putus.
Biasanya dilambangkan dengan notasi aljabar 1 dan 0. Notasi 1 melambangkan terjadinya hubungan dan notasi 0 melambangkan tidak terjadinya hubungan.
Contoh yang paling gampang untuk memahami pengertian ini adalah saklar lampu. Ketika kalian tekan ON berarti terjadi hubungan sehingga dinotasikan 1. Ketika kalian tekan OFF maka akan berlaku sebaliknya.
Elektronik digital merupakan aplikasi dari aljabar boolean dan digunakan pada berbagai bidang seperti komputer, telpon selular dan berbagai perangkat lain. Hal ini karena elektronik digital mempunyai beberapa keuntungan, antara lain: sistem digital mempunyai antar muka yang mudah dikendalikan dengan komputer dan perangkat lunak, penyimpanan informasi jauh lebih mudah dilakukan dalam sistem digital dibandingkan dengan analog. Namun sistem digital juga memiliki beberapa kelemahan, yaitu: pada beberapa kasus sistem digital membutuhkan lebih banyak energi, lebih mahal dan rapuh.

Kamis, 19 Januari 2017

link download UKK 2016/2017

Untuk siswa/i SMK N 1 Sragi yang ingin mengetahui soal uji kompetensi 2016/2017 silahkan download Disini

Rabu, 11 Januari 2017

RANGKAIAN FLIP FLOP

Rangkaian Flip Flop Sederhana Tanpa IC 555 – Belum lama ini banyak yang bertanya-tanya tentang cara membuat rangkaian flip flop sederhana tanpa menggunakan IC 555 dengan output beberapa LED. Sebenarnya rangkaiannya sudah kami share pada artikel sebelumnya, namun mungkin masih belum jelas.
Nah, setelah sebelumnya belajarelektronika.net berbagi informasi mengenai sejarah perkembangan elektronika, kali ini akan dilanjutkan informasi mengenai rangkaian elektronika sederhana, yakni rangkaian flip flop. Rangkaian ini sangat sederhana karena menggunakan beberapa komponen saja.

Rangkaian Flip Flop

Perlu diketahui bahwa ada beberapa jenis rangkaian elektronika flip-flop. Ada yang menggunakan bantuan IC555, dan ada pula yang tidak. Rangkaian yang akan kami bagikan kali ini adalah yang tanpa menggunakan IC 555, alias rangkaian yang paling sederhana menurut kam
Namun sebelumnya akan sedikit jelaskan mengenai apa itu flip flop. Rangkaian flip-flop adalah rangkaian elektronika yang menggunakan trigger, dan menghasilkan logika berupa 1 dan 0 pada keluarannya. Jadi anda anda menggunakan output berupa LED, maka LED tersebut akan mati dan menyala secara bergantian.
Prinsip kerja dari rangkaian flip-flop ini sangat sederhana, yakni berdasarkan prinsip kerja dari transistor sebagai saklar. Ketika rangkaian diberi tegangan, maka salah satu transistor memiliki kondisi hidup. Tak hanya transistor saja yang berperan, namun juga komponen lainnya seperti kapasitor.
Berikut adalah rangkaian flip-flop sederhana tanpa IC 555:
Penjelasan:
Rangkaian flip-flop yang satu ini sangat sederhana dengan menggunakan beberapa komponen saja seperti resistor, kapasitor, transistor, LED, dan baterai. Output dari rangkaian ini adalah dua buah LED. Sedangkan input tegangannya berupa baterai 6 volt yang tersusun atas 4 buah baterai jam dengan output masing-masing 1,5 volt.
Daftar Komponen:
  • R1 : resistor 10K
  • R3 : resistor 10K
  • R2 : resistor 100 Ohm
  • R4 : resistor 100 Ohm
  • C1 : kapasitor 100uF / 10V
  • C2 : kapasitor 100uF / 10V
  • D1 : LED (5mm warna merah / kuning / hijau)
  • D2 : LED (5mm warna merah / kuning / hijau)
  • Q1 : transistor S9013
  • Q2 : transistor S9013
  • B1 : baterai 6 Volt (4 baterai jam 1,5 volt)

Demikian informasi mengenai rangkaian flip flop sederhana tanpa IC 555. Semoga informasi tadi dapat memberikan manfaat dan inspirasi bagi kita semua, khususnya para pembaca setia belajarelektronika.net. Sampai jumpa, dan jangan lupa baca artikel menarik lainnya mengenai rangkaian power bank sederhana.